September 24, 2021 By 2012skylantern.com 0

Jenis Perusahaan Perseroan Terbatas Indonesia

Persyaratan Minimum oleh Hukum Perusahaan

Pasal 32 UUPT menetapkan jumlah modal dasar perseroan terbatas di Indonesia minimal sebesar 50 juta rupiah. Pasal yang sama juga mengatur bahwa untuk sektor-sektor tertentu jumlah minimum dapat ditetapkan lebih tinggi. https://ptbandung.co.id/ bisa membantu anda untuk mendirikan PT di Indonesia.

Jenis Perseroan Terbatas Mikro, Kecil, Menengah dan Besar

Undang-undang UKM lebih lanjut mendefinisikan pasal 32 undang-undang perusahaan dan membagi perseroan terbatas menjadi beberapa jenis perusahaan berikut:

1. Perusahaan Mikro: perseroan terbatas dikategorikan sebagai perusahaan mikro apabila:
    a. memiliki modal bersih paling banyak 50 juta rupiah tidak termasuk tanah dan bangunan; atau
    b. memiliki omzet penjualan tahunan maksimum 300 juta rupiah.

2. Perusahaan Kecil: perseroan terbatas dikategorikan sebagai perusahaan kecil apabila:
    a. memiliki modal bersih antara 50 juta rupiah sampai dengan 500 juta rupiah; atau
    b. memiliki penjualan tahunan antara 300 juta rupiah dan 2,5 miliar rupiah.

3. Perusahaan Menengah: perseroan terbatas dikategorikan sebagai perusahaan menengah jika:
    a. memiliki modal bersih antara Rp 500 juta sampai dengan Rp 10 miliar; atau
    b. memiliki penjualan tahunan antara 2,5 miliar rupiah dan 50 miliar rupiah.

4. Perusahaan Besar: perseroan terbatas dikategorikan sebagai perusahaan besar apabila:
    a. memiliki modal bersih lebih dari 10 miliar rupiah; atau
    b. ini memiliki penjualan tahunan lebih dari 50 miliar rupiah.

 

Jenis Perusahaan untuk Penanaman Modal Asing Perseroan Terbatas (PT PMA)

Pasal 1(4) UU UKM mendefinisikan perusahaan besar sebagai perusahaan ekonomi produktif yang dilakukan oleh badan usaha dengan total kekayaan bersih atau penjualan tahunan lebih besar dari jenis Perusahaan Menengah, yang meliputi badan usaha milik negara atau swasta nasional, usaha patungan, dan perusahaan asing yang melakukan kegiatan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut di atas, investor asing hanya dapat mendirikan jenis perusahaan besar di Indonesia dalam bentuk PT PMA. Jenis usaha mikro, kecil dan menengah merupakan bentuk usaha yang hanya dapat dimanfaatkan oleh penanam modal dalam negeri.

Hal ini baru-baru ini ditegaskan oleh peraturan kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) nomor 5 tahun 2013 sebagaimana telah diubah dengan peraturan BKPM nomor 12 tahun 2013, yang mengatur dalam pasal 22, sejalan dengan UU UKM, bahwa modal dasar perusahaan penanaman modal asing (PT PMA) paling sedikit harus berjumlah 10 miliar rupiah.